Who's Online

We have 3 guests online

Polls

Gerakan PKK di tempat Anda?
 

Login Form



Statistics

Members : 61
Content : 92
Web Links : 6
Content View Hits : 72178
Home
Compass corp
WEBSITE RESMI TP PKK KOTA SEMARANG
PERAN PKK MENDUKUNG PENURUNAN KEMATIAN IBU PDF Print E-mail
Written by tie   
Tuesday, 14 October 2014 12:51

Melalui surat dari Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Jawa Tengah nomor 297/Pkj.IV/PKK.Prov/IX/2014 tanggal   September 2014, diharapkan Ketua Tim Penggerak PKK Kota/Kabupaten mendukung menurunkan kematian Ibu dan Bayi kepada kader PKK secara berjenjang sampai tingkat Dasa Wisma. Hal ini merupakan tindaklanjut hasil pertemuan Penggalangan Komitmen dalam Percepatan Penurunan Angka Kematian IBU (AKI) dan Angka Kematian Bayi (AKB) Tahun 2014 tanggal 22 -24 September 2014 di Surabaya.

1.      Para kader Dasawisma bisa melaksanakan penemua Ibu Hamil secara dini :

a.      Secara aktif mengenali tanda-tanda awal ibu hamil

b.      Mencatat dalam buku Catatan Ibu Hamil, Melahirkan, Nifas, Ibu Meninggal, Kelahiran Bayi, Bayi Meninggal dan Kematian Balita di Kelompok Dasawisma.

c.       Melaporkan kepada petugas kesehatan yang ada di Posyandu atau di Desa/Kelurahan

2.      Melaksanakan pendampingan satu ibu hamil satu kader.

a.      Mengingatkan pemeriksanaan kehamilan

b.      Memantau asupan gizi seimbang

c.       Mengawasi minum obat Fe sebagai tambah darah

d.      Mengingatkan untuk runtin datang di Posyandu

e.      Mengenali tanda-tanda ibu hamil dengan risiko tinggi (risti), misalnya : terlalu muda, terlalu tua, terlalu dekat jarak melahirkan dan terlalu sering melahirkan. Untuk disampaikan kepada petugas kesehatan.

f.        Memotifasi kepada semua ibu hamil untuk melahirkan di Fasilitas Pelayanan Kesehatan (Puskesmas, Klinik, Rumah Sakit)

g.      Melakukan pendekatan persuasive/ menyiapkan keluarga apabila ibu hamil termasuk risiko tinggi dipersiapkan di fasilitas pelayanan rujukan (Puskesmas PONED atau Rumah Sakit/ RS PONEK).

3.      Menganjurkan kepada Pasangan Usia Subur (PUS) untuk merencanakan kehamilannya (Ber KB).

a.      Mempersiapkan calon pengatin untuk menikah pada usia 20 Tahun.

b.      Menunda kehamilan bagi pasangan yang menikah pada usia kurang dari 20 tahun.

c.       Merencanakan kehamilan mulai usia 20 Tahun dan merencanakan jarak kehamilan berikutnya dengan ber KB.

d.      Perencanaan Ber KB dengan Menggunakan Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP), yaitu : IUD,MOP dan MOW

e.      Merencanakan kehamilan yang merupakan investasi keluarga kahamilan yang dikehendaki, sehingga diperoleh anak yang sehat dan cerdas.

f.        Merencanakan Keluarga Bahagia dan sejahtera dengan 2 (dua) anak cukup.

4.      Penertiban Kartu Program Perncanaan Persalinan dan Pencegahan Komplikasi (P4K) pada setiap rumah Ibu hamil:

a.      Mendukung program P4K.

b.      Memantau pemasangan Kartu P4K pada setiap rumah ibu hamil

c.       Memberikan solusi pada ketentuan program P4K (Ambulan Desa, Pendonor Darah, Rencana Fasilitas Kesehatan sebagai rujukan).

Last Updated ( Tuesday, 14 October 2014 13:01 )
 
MENUJU SEMARANG KOTA SEHAT PDF Print E-mail
Written by tie   
Tuesday, 14 October 2014 12:45

“Vertigo merupakan salah satu gangguan keseimbangan, tapi gangguan keseimbangan tidak harus vertigo,” jelas  dr Elta Diah Pasmanasari, Sp.S, Msi Med pada acara Pembinaan Bagi Tim Penggerak PKK Kota, Kecamatan dan Kelurahan Se- Kota Semarang, kamis (18/9).

 

Dalam Pembinaan yang dilaksanakan di Gedung Balaikota Semarang dan dihadiri 200 kader PKK se Kota Semarang, PKK Kota mengudang dua narasumber dari Bagian Neurologi Fak. Kedokteran UNDIP Semarang. “Kami berharap dengan mengundang pakar yang sudah sangat berpengalaman kita dapat berdiskusi dan berbagi pengalaman,” kata Wakil Ketua TP. PKK Kota Semarang, Ny. Asih Adi Trihananto, S.Sos membacakan sambutan Ketua.

 

Menjaga Kesehatan  dan Berperilaku Hidup Bersih dan Sehat itu sangatlah penting. Oleh karena itu, sebagai Ketua Tim Penggerak PKK Kota Semarang, saya  berharap, dengan diselenggarakannya Pembinaan Bagi Tim Penggerak PKK Kota Semarang, Kecamatan dan Kelurahan Se-Kota Semarang kali ini, yang akan diisi dengan Pengetahuan Kesehatan tentang Vertigo dan Demensia (Pikun) serta Sosialisasi “Semarang Kota Sehat”, akan memberikan masukan berharga kepada kita semua, agar selalu berupaya meningkatkan derajat kesehatan kita, keluarga, dan masyarakat. Serta    bagaimana kita sebagai Tim Penggerak PKK dapat mewujudkan lingkungan yang sehat  dengan cara yang benar dan tepat. Itulah sepenggal kata sambutan yang dibacakan Wakil Ketua TP. PKK Kota Semarang karena Ny. Krisseptiana Hendrar Prihadi, SH.MM selaku Ketua berhalangan hadir.

 

Selain kedua narasumber, dr. Elta Diah Pasmanasari, Sp.S, Msi Med dan dr. Arinta Puspitawati, Sp. S yang menjelaskan tentang penyakit pikun / Demensia. Juga mengundang konsultan Kota Sehat dari Dinas Kesehatan Kota Semarang yang memaparkan masalah kota sehat, Wahyoto,SKM. M.Kes

 

Dipaparkan bahwa kota sehat merupakan gerakan untuk mendorong inisiatif masyarakat (capacity building) menuju hidup sehat (bertujuan good govermence).

 

Dan tercapainya kondisi  kota sehat untuk hidup dengan aman, nyaman dan sehat bagi warganya melalui upaya peningkatan kualitas lingkungan fisik, sosial dan budaya secara optimal sehingga dapat mendukung peningkatan produktivitas dan perkenomian wilayah.

Last Updated ( Tuesday, 14 October 2014 12:47 )
 
MENJARING ANAK BERKEBUTUHAN KHUSUS, ADAKAN PENYULUHAN BAGI POKJA II PKK SE KOTA SEMARANG PDF Print E-mail
Written by tie   
Thursday, 04 September 2014 07:57

Anak Berkebutuhan Khusus (ABK) harus mendapat perlakuan yang sama dengan anak-anak normal lainnnya. Pemerintah dewasa ini telah memberikan perhatian yang lebih terhadap anak-anak berkebuthan khusus, begitu juga PKK Kota Semarang, terbukti di tahun 2014 ini PKK Kota Semarang mengalokasikan dana untuk pelatihan bagi Anak Berkebutuhan Khusus yang telah dilaksanakan beberapa hari lalu, Sabtu (30/8).

Bertempat di Aula Lantai III Kantor PKK Kota Semarang jl. dr. Sutomo 19 A TP.PKK Proponsi Jawa Tengah bekerjasama dengan Balai Pengembangan Pendidikan Khusus (BPDIKSUS) Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Tengah dan TP.PKK Kota Semarang juga melaksanakan Penyuluhan Tentang Anak Berkebutuhan Khusus Tahun 2014 yang diikuti sekitar 50 orang Pokja II PKK Se Kota Semarang, Rabu (3/9).

Dukungan PKK Kota Semarang untuk program kepedulian pada anak berkebutuhan khusus sangatlah besar. “Saya mengucapkan terimakasih dan member  apresiasi yang tinggi kepada Tim Penggerak PKK Provinsi Jawa Tengah, yang telah bekerjasama dengan Balai Pengembangan Pendidikan Khusus Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Tengah atas terlaksananya kegitan ini,” kata Dra. Hesti Harry Mukti selaku Wakil Ketua TP. PKK Kota Semarang. “Karena mungkin masih banyak anak berkebutuhan khusus yang diusia sekolah tetapi belum berkesempatan mendapatkan haknya untuk bersekolah” lanjut beliau membacakan sambutan ketua PKK Kota Semarang.

Dengan melibatkan Pokja II PKK diharapkan dapat menjaring anak-anak berkebutuhan khusus dilingkungan sekitar. Dan memiliki dedikasi yang tinggi, untuk membimbing, memberikan pendidikan bagi putera/puteri ABK dengan penuh rasa kasih dan sayang, agar mereka dapat setara, tidak kalah bahkan lebih berprestasi, menunjukkan eksistensinya seperti anak-anak yang lain.

Dra. Marfuah, BPDIKSUS Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Tengah selaku panitia dalam laporannya menyampaikan beberapa tujuan dengan dilaksanakan Penyuluhan Bagi Anak Berkebutuhan Khusus Tingkat Provinsi Jawa Tengah Tahun 2014 ini, pertama mengenal dan memahami anak berkebutuhan khusus di wilayahnya masing-masing. Kedua memahami dan mengidentifikasi karakteristik anak berkebutuhan khusus. Ketiga mengenal dan memahami perkembangan anak berkebutuhan khusus.Keempat menjaring data anak berkebutuhan khusus yang belum bersekolah usia 0 sampai dengan 18 tahun. 

Penyuluhan ini diharapkan bisa ditindaklanjuti dengan diperolehnya Data Anak Berkebutuhan Khusus yang belum bersekolah di wilayah Kota Semarang untuk mendapat ditangani sedini mungkin.

Senada dengan Dra Marfuah, Dra. Hesti Harry Murti selaku wakil ketua yang membidangi Pokja II PKK Kota Semarang mengharapkan dengan dilibatkan kader PKK, Ketua TP. PKK Kelurahan, Pokja II PKK Kecamatan dan Kota Semarang, akan tergerak hatinya untuk lebih peduli, lebih memperhatikan Anak Berkebutuhan Khusus di lingkungan sekitar.

Last Updated ( Thursday, 04 September 2014 08:02 )
 
BAKTI SOSIAL PKK KOTA SEMARANG DAN PT CIPUTRA SEMARANG PDF Print E-mail
Written by tie   
Friday, 19 September 2014 10:23

Derajad kesehatan masyarakat dipengaruhi oleh empat faktor diantaranya Lingkungan, perilaku, pelayanan kesehatan dan keturunan (genetik). Lingkungan yang sehat akan mengurangi faktor resiko terjadinya beberapa penyakit, Budaya Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) akan meningkatkan produktivitas. Sementara akses pelayanan kesehatan yang mudah dan berkualitas akan mencegah kefatalan jika terpapar suatu penyakit.

 

Keberadaan Kader-Kader PKK di masyarakat tidak dapat dipandang sebelah mata. Kiprah para kader dalam membantu masyarakat dalam meningkatkan derajat kesehatan dan memecahkan masalah kesehatan sudah terbukti. Beberapa kegiatan yang dilakukan para kader ini meliputi kegiatan posyandu, penyuluhan-penyuluhan kesehatan dan KB, pemantauan jentik, penggerakan Toga (Tanaman Obat Keluarga), pengamatan penyakit (dikenal dengan kegiatan survailen penyakit) , pemantaun ibu hamil resiko tinggi, pemantauna gizi buruk dan sebagainya.

 

Ketua TP. PKK Kota Semarang, Ny. Krisseptiana Hendrar Prihadi, SH.MM seorang yang cantik, cerdas dan sederhana ini selalu melihat peluang-peluang untuk dapat menjalankan kegiatan PKK,  baik yang masuk di program kerja PKK (menggunakan Anggaran APBD)  maupun diluar program kerja.

Salah satu kegiatan diluar Anggaran APBD adalah dengan mengandeng pihak ketiaga dalam hal ini PT. Ciputra Semarang yang telah bersama-sama mengadakan Bakti Sosial Terpadu Bidang Kesehatan kerjasama TP.PKK Kota Semarang dengan PT Ciputra Semarang di Kelurahan Purwosari Kec. Semarang Utara, Rabu (17/9).

 

“Selaku Ketua TP.PK Kota Semarang dan pribadi saya mengucapkan terimakasih dan penghargaan yang tinggi kepada PT Ciputra Semarang, khususnya kepada Pimpinan Mal Ciputra Semarang, yang telah mempunyai kepedulian yang tinggi dalam membantu masyarakat, khususnya dalam upaya peningkatan derajad kesehatan masyarakat” kata Tia dalam sambutannya.

 

Kesehatan bukan hanya tanggung jawab pemerintah semata, melainkan semua komponen masyarakat harus terlibat dalam upaya peningkatan derajat kesehatan. Keberadaan dunia swasta sangatlah dinanti perannya dalam membantu baik moril maupun materiil dalam memecahkan permasalahan kesehatan di masyarakat”ungkapnya.

 

Dan ternyata PT Ciputra Semarang khususnya Mall Ciputra telah membuktikan bahwa swasta juga peduli terhadap peningkatan derajad kesehatan masyarakat. Seperti disampaikan oleh Ani Suyatni selaku Manager Mall Ciputra.” Kami sangat senang atas terlaksananya bakti sosial ini, ini bukti bahwa kami tidak hanya sebagai pembisnis yang kadang dibilang meraup keuntungan saja, tapi kami buktikan melalu bakti sosial ini bahwa kami juga mendukung program pemerintah dan PKK Kota Semarang untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat,”tegasnya.

 

Untuk itu sangatlah tepat PT Ciputra Semarang memilih Kader – kader PKK untuk bermitra dalam pelaksanaan kegiatan sosial seperti ini, karena para kader kader inilah yang lebih dekat dengan masyarakat.

 

Bakti sosial kali ini berupa pemeriksaan gigi, pemeriksaan visus mata bagi 250 anak SD Purwosari 2 dan 1 serta MI Hasanudin dan MI se Kec. Semarang Utara dan bantuan kacamata untuk 50 anak sekolah diharapkan mampu menunjang kegiatan belajar siswa, karena mereka adalah generasi yang harus dipersiapkan.

Sedangkan bantuan prasarana posyandu sangatlah diperlukan dalam menunjang kegiatan pelayanan preventif dan promotif untuk ibu hamil, bayi dan balita.

 

Sejumlah prasarana UKS yang diserahkan adalah tempat tidur beserta kasur dan bantal, sprei, timbangan badan, pengukur tinggi badan, kotak P3K, kipas angin, dan pengecatan ruang UKS untuk UKS SD Purwosari 2.

 

Untuk sarana posyandu berupa 2 bh meja posyadnu, 1 bh loker/ filling cabinet plastic, timbangan badan, SIP dan Buku KIA serta buku-buku diserahkan kepada Posyadnu Melati RW 3 Purwosari dan Posyadnu Tunas Mekar RW 4 Plombokan.

Last Updated ( Friday, 19 September 2014 10:31 )
 
TIA HENDI : ANAK BERKEBUTUHAN KHUSUS PENUH INSPIRASI PDF Print E-mail
Written by tie   
Wednesday, 03 September 2014 08:43

“Anak adalah titipan Allah yang harus kita jaga dan harus kita rawat dengan penuh rasa kasih sayang….” kata Tia Hendi dalam sambutan pembukaan Pelatihan Ketrampilan Bagi Anak Berkebutuhan Khusus, Sabtu (30/8) bertempat di SLB Negeri Propinsi Jawa Tengah.  “Sudah menjadi  tanggung jawab kita bersama untuk mendidik, membesarkan, membekali dan mengantarkan mereka menjadi generasi penerus bangsa yang berkualitas, tanpa membedakan…”lanjutnya.

Sebanyak 40 anak berkebutuhan khusus mengikuti pelatihan membuat aksesoris yang diselenggarakan oleh Pokja I PKK Kota Semarang. Sebagian besar anak-anak tersebut menderita tuna runggu dan tuna grahita. Dengan pelatihan ini, diharapkan dapat menumbuhkan dan meningkatkan kreaktifitas serta produktivitas anak-anak.”Semoga dengan pelatihan ini dapat meningkatkan ketrampilan dan turut serta menyiapkan kemandirian anak-anak semu..” jelas Ketua Tim Pengerak PKK Kota Semarang.

Dan  dengan dilaksanakannya kegiatan pelatihan ini, secara tidak langsung turut serta mendukung program Pemerintah Kota Semarang,  dalam  memperkaya kreasi  kerajinan  khas Kota Semarang, yang dapat menjadi ikon Kota Semarang.

Sementara Drs Ciptono, Kepala Sekolah SLB Negeri Propinsi Jawa Tengah menegaskan bahwa anak-anak berkebutuhan khusus ini adalah ciptaan Allah juga mempunyai kesempatan yang sama dengan anak-anak lain.” Kalian bukanlah produk Allah yang gagal, karena Allah tidak pernah gagal…” itulah kalimat yang selalu beliau ucapkan untuk menumbuhkan semangat anak didiknya. Dibawah bimbingan, arahan dan kepemimpinan Pak Cip, begiatu anak didik memangilnya sebagai kepala sekolah ini telah menghasilkan banyak prestasi, salah satunya anak-anak di sekolah tersebut telah menghasilkan batik Cipratan “Dari Keterbatasan Ciptakan Batik Cipratan.” 

Dan Tia sangat berharap nantinya pelatihan yang diselenggarakan tersebut dapat memberikan suatu inspirasi positip sehingga anak-anak berkebutuhan khusus juga bisa berkreasi dengan cara mereka sendiri. “Semangatlah anak-anakku, jadilah inspirasi bagi Kota Semarang” kata Tia mengakhiri sambutannya.

 

Last Updated ( Wednesday, 03 September 2014 09:20 )
 
« StartPrev12345678NextEnd »

Page 1 of 8

Latest News

Popular


Copyright 2014 © www.pkk.semarangkota.go.id administrator.